Gala Dinner HSBC
November 24, 2006 at 6:51 am | In Uncategorized | Leave a CommentDalam suatu gala dinner berkelas di Hotel Marriott, HSBC menjamu ratusan nasabah premium pada tinjauan ekonomi oleh Dr. M. Chatib Basri, Direktur LPEM-UI dan Erry Firmansyah, Direktur Utama Bursa Efek Jakarta. Wimar Witoelar menjadi moderator. HSBC yang pada awalnya dikenal sebagai semacam bank sentral untuk Hongkong kini telah berkembang menjadi salah satu bank terbesar di dunia dengan 10,000 kantor cabang di 76 negara.
Profit tahun 2004 sebesar USD 17.6B menunjukkan sukses transformasi memindahkan pusat operasi di Hongkong ke Inggris dengan akuisisi Midland Bank di tahun 1992, lima tahun sebelum Hongkong beralih kepemilikan dari Inggris ke Cina. Strategi akuisisi yang agresif membuatnya grup dengan posisi retail di puncak tangga dunia dan terdaftar di bursa efek London, Hong Kong, New York, Paris and Bermuda. Dengan latarbelakang global, suasana di Hotel Marriott dipertahankan pada suasana Jakarta mengikuti kaidah “think globally, act locally”. Seluruh hadirin boleh dikatakan nasabah Indonesia, manajemen yang tampil juga sebagian besar dari Indonesia dengan seorang top management ekspatriat. Pintu masuk didampingi 3 meja registrasi untuk media, untuk HSBC premier, dan HSBC commercial banking. Dengan saran 5 staf IMX yang dikenal dengan inisial HW, SM, HM, KS dan RP, panggung disiapkan penampilan WW yang didampingi EI di pembicaraan awal di ruang lain. Maklum, kursi dan susunan panggung harus disesuaikan dengan keterbatasan fisik WW. Peserta menikmati hidangan bufffet di foyer, bagusnya terbagi tiga sehingga tidak membuat antrian panjang. Diantara puluhan meja dinner, crew IMX mendapat tempat premium di barisan depan. Dengan iringan lagu dari 3 vocalist plus 1 pianist para audiens menikmati dinner. Tepat pukul 19.15 WW yang malam itu bertindak sebagai moderator dan para pembicara memasuki ruangan. Tepat pukul 19.20 MC membuka acara. Tanpa banyak bicara MC langsung memanggil head of marketing HSBC, yaitu Mr. Maurits Klavert untuk memberikan opening speech. Selesai opening speech, yaitu sekitar pukul 19.35 MC memanggil WW untuk naik ke stage memimpin seminar, lalu WW memanggil Dede Basri ke stage. Kekakuan suasana menjadi cair ketika audiens mendengar cletukan dari WW, “Wah, backsound nya terlalu mewah untuk kita berdua De.. ” mengarah ke Dede Basri.. karena musik yang ditampilkan sebagai backsound pada saat Dede Basri masuk adalah musik seolah-olah akan ada award malam itu. Spontan audiens tertawa…
No Comments Yet »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


